May 13, 2013

Seputar Sunglasses



Sunglasses atau kacamata hitam adalah aksesoris wajib untuk melindungi mata Anda dari pancaran sinar matahari. Selain sebagai pelindung, ada 5 hal penting lain yang perlu Anda ketahui sebelum membelinya.

1. UV Protection Sunglasses harus memiliki lapisan UV protection dengan kadar perlindungan 100% agar terhindar dari radiasi UVA dan UVB. Pastikan label UV 400 atau 100% UV Protection tertera pada sunglasses.

2. Sunglasses Lens Material Ada tiga jenis bahan yang biasa digunakan untuk lensa sunglasses yaitu: - polycarbonate: lensa plastik yang sangat tipis dan paling ringan dari semua jenis lensa. Meskipun tipis,polycarbonate merupakan jenis lensa paling kuat sehingga cocok untuk aktivitas berat seperti action sport. - CR-39: terbuat dari polimer plastik, tidak sekuat lensa polycarbonate namun ia memiliki lapisan anti-gores dan tahan terhadap bahan kimia. - kaca: biasanya kaca merupakan lensa yang paling tahan gores tanpa harus diberi lapisan tambahan akan tetapi ia mudah pecah dan lebih berat saat dipakai.

3. Lens Tints (Warna Lensa) Warna lensa pada sunglasses berfungsi untuk menyerap cahaya dan membantu mata agar tidak silau saat terpapar langsung dengan sinar matahari. Ada beberapa warna yang dapat menjadi pertimbangan saat memilih lensa:
- Abu-abu dan hijau: mengurangi pencahayaan tanpa merubah warna aslinya sehingga nyaman dikenakan untuk aktivitas umum sepanjang hari misalnya menyetir.
- Cokelat: mengurangi silau termasuk yang disebabkan oleh frekuensi biru sinar matahari dan meningkatkan kontras atau ketajaman visual terhadap warna hijau dan biru seperti rumput dan langit. Cocok untuk aktivitas memancing, bersepeda, golf, atau olahraga air.
- Kuning/oranye: dapat meningkatkan ketajaman visual pada kondisi cahaya rendah dan berkabut sehingga objek tampak lebih jelas baik di dalam maupun luar ruangan. Akan tetapi lensa kuning atau oranye cenderung menyebabkan perubahan pada warna aslinya (distorsi).
- Rose/merah/pink: dapat memblokir pantulan cahaya biru pada sinar matahari, meningkatkan ketajaman visual namun tetap nyaman digunakan untuk jangka waktu lama dibanding warna lensa lainnya. Biasanya dipakai saat menggunakan komputer untuk mengurangi kelelahan mata dan silau.

4. Polarized dan Photo-chromatic Lens Lensa berpolarisasi berfungsi untuk mengurangi silau akibat pantulan cahaya dari beberapa objek seperti air, jalan, serta beberapa permukaan datar lainnya. Selain itu dapat pula dipakai di dalam ruangan bagi mereka yang sensitif terhadap cahaya, termasuk pasien paska bedah katarak. Sedangkan lensa photo-chromatic akan merubah cahaya terang menjadi lebih redup saat terpapar sinar ultraviolet. Penggunaan keduanya adalah sesuai kebutuhan dan tidak mutlak.

5. Komposisi Frame Frame biasanya terbuat dari plastik, aluminium, titanium, serta beberapa bahan dasar lainnya. Sebelum membeli, cobalah berbagai jenis frame agar Anda dapat mengukur berat sunglasses yang paling nyaman dikenakan. (TR)

Source: http://www.optikmelawai.com

Eye Exercise (Latihan Mata)

Beberapa penyebab paling umum dari lemahnya penglihatan adalah gaya hidup kita sehari-hari. Komputer dan televisi dinilai telah berperan besar sebagai pemicu munculnya masalah ini. Mata, seperti bagian tubuh lain, memerlukan latihan dan relaksasi tidak hanya untuk memperkuat namun juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Melalui pemikiran tersebut, pertanyaan yang timbul adalah kapan terakhir kali Anda melakukan eye exercise? Dan jawabannya mungkin hampir atau bahkan tidak pernah sama sekali. 

Banyak orang beranggapan bahwa masalah penglihatan hanya bisa diatasi dengan menggunakan alat bantu atau operasi. Mereka juga berpikir bahwa eye exersice tidak akan berdampak cukup signifikan pada kesembuhannya. Eye exercise atau latihan mata secara umum didefinisikan sebagai cara untuk memperbaiki penglihatan secara alami. Meskipun tidak ada bukti ia bisa memperbaiki masalah penglihatan seperti rabun jauh atau rabun dekat, eye exercise berguna untuk meringankan atau mencegah kelelahan mata bagi beberapa orang yang bekerja di depan komputer dan menonton televisi sepanjang hari.

Berikut adalah cara melakukannya: 
1. Duduklah pada tepi kursi dengan punggung lurus. Gosok kedua telapak tangan Anda sampai terasa hangat lalu tutup mata Anda dengan telapak tangan tadi selama kurang lebih 2 menit. Hindari menekan bola mata terlalu keras. 
2. Lepaskan telapak tangan Anda dan dengan mata yang tetap tertutup, tarik napas dalam-dalam melalui hidung. Buang napas dan jatuhkan kepala ke depan secara perlahan lalu putar dari sisi ke sisi. Angkat bahu Anda, kemudian buat gerakan melingkar maju mundur. 
3. Tutup mata Anda erat lalu angkat dan kencangkan bahu sebanyak yang Anda bisa. Tahan selama beberapa detik, lalu buang napas. Setelah itu lepaskan bahu dan buka mata Anda. Ulangi beberapa kali. 
4. Tahap berikutnya adalah dengan berkedip berulang-ulang, sampai mata Anda terasa lembab. Ulangi beberapa kali. 
5. Terakhir, bernapaslah secara alami, lalu fokus pada objek jauh sekitar setengah menit. Cobalah untuk tetap fokus, setelah itu berkediplah dengan cepat selama beberapa kali. Ulangi langkah yang sama untuk objek yang lebih dekat namun waktu fokus sekitar 15 detik lalu berkedip cepat selama beberapa kali. 

Dengan melakukan eye exercise secara rutin, Anda dapat meminimalkan kemungkinan masalah penglihatan yang lebih berat dan mata senantiasa terlihat segar. (TR)

Source: http://www.optikmelawai.com

Beberapa penyebab paling umum dari lemahnya penglihatan adalah gaya hidup kita sehari-hari. Komputer dan televisi dinilai telah berperan besar sebagai pemicu munculnya masalah ini. Mata, seperti bagian tubuh lain, memerlukan latihan dan relaksasi tidak hanya untuk memperkuat namun juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Melalui pemikiran tersebut, pertanyaan yang timbul adalah kapan terakhir kali Anda melakukan eye exercise? Dan jawabannya mungkin hampir atau bahkan tidak pernah sama sekali. Banyak orang beranggapan bahwa masalah penglihatan hanya bisa diatasi dengan menggunakan alat bantu atau operasi. Mereka juga berpikir bahwa eye exersice tidak akan berdampak cukup signifikan pada kesembuhannya. Eye exercise atau latihan mata secara umum didefinisikan sebagai cara untuk memperbaiki penglihatan secara alami. Meskipun tidak ada bukti ia bisa memperbaiki masalah penglihatan seperti rabun jauh atau rabun dekat, eye exercise berguna untuk meringankan atau mencegah kelelahan mata bagi beberapa orang yang bekerja di depan komputer dan menonton televisi sepanjang hari. Berikut adalah cara melakukannya: 1. Duduklah pada tepi kursi dengan punggung lurus. Gosok kedua telapak tangan Anda sampai terasa hangat lalu tutup mata Anda dengan telapak tangan tadi selama kurang lebih 2 menit. Hindari menekan bola mata terlalu keras. 2. Lepaskan telapak tangan Anda dan dengan mata yang tetap tertutup, tarik napas dalam-dalam melalui hidung. Buang napas dan jatuhkan kepala ke depan secara perlahan lalu putar dari sisi ke sisi. Angkat bahu Anda, kemudian buat gerakan melingkar maju mundur. 3. Tutup mata Anda erat lalu angkat dan kencangkan bahu sebanyak yang Anda bisa. Tahan selama beberapa detik, lalu buang napas. Setelah itu lepaskan bahu dan buka mata Anda. Ulangi beberapa kali. 4. Tahap berikutnya adalah dengan berkedip berulang-ulang, sampai mata Anda terasa lembab. Ulangi beberapa kali. 5. Terakhir, bernapaslah secara alami, lalu fokus pada objek jauh sekitar setengah menit. Cobalah untuk tetap fokus, setelah itu berkediplah dengan cepat selama beberapa kali. Ulangi langkah yang sama untuk objek yang lebih dekat namun waktu fokus sekitar 15 detik lalu berkedip cepat selama beberapa kali. Dengan melakukan eye exercise secara rutin, Anda dapat meminimalkan kemungkinan masalah penglihatan yang lebih berat dan mata senantiasa terlihat segar. (TR)

Source: http://www.optikmelawai.com/eye_info/eye-exercise/46/
Beberapa penyebab paling umum dari lemahnya penglihatan adalah gaya hidup kita sehari-hari. Komputer dan televisi dinilai telah berperan besar sebagai pemicu munculnya masalah ini. Mata, seperti bagian tubuh lain, memerlukan latihan dan relaksasi tidak hanya untuk memperkuat namun juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Melalui pemikiran tersebut, pertanyaan yang timbul adalah kapan terakhir kali Anda melakukan eye exercise? Dan jawabannya mungkin hampir atau bahkan tidak pernah sama sekali. Banyak orang beranggapan bahwa masalah penglihatan hanya bisa diatasi dengan menggunakan alat bantu atau operasi. Mereka juga berpikir bahwa eye exersice tidak akan berdampak cukup signifikan pada kesembuhannya. Eye exercise atau latihan mata secara umum didefinisikan sebagai cara untuk memperbaiki penglihatan secara alami. Meskipun tidak ada bukti ia bisa memperbaiki masalah penglihatan seperti rabun jauh atau rabun dekat, eye exercise berguna untuk meringankan atau mencegah kelelahan mata bagi beberapa orang yang bekerja di depan komputer dan menonton televisi sepanjang hari. Berikut adalah cara melakukannya: 1. Duduklah pada tepi kursi dengan punggung lurus. Gosok kedua telapak tangan Anda sampai terasa hangat lalu tutup mata Anda dengan telapak tangan tadi selama kurang lebih 2 menit. Hindari menekan bola mata terlalu keras. 2. Lepaskan telapak tangan Anda dan dengan mata yang tetap tertutup, tarik napas dalam-dalam melalui hidung. Buang napas dan jatuhkan kepala ke depan secara perlahan lalu putar dari sisi ke sisi. Angkat bahu Anda, kemudian buat gerakan melingkar maju mundur. 3. Tutup mata Anda erat lalu angkat dan kencangkan bahu sebanyak yang Anda bisa. Tahan selama beberapa detik, lalu buang napas. Setelah itu lepaskan bahu dan buka mata Anda. Ulangi beberapa kali. 4. Tahap berikutnya adalah dengan berkedip berulang-ulang, sampai mata Anda terasa lembab. Ulangi beberapa kali. 5. Terakhir, bernapaslah secara alami, lalu fokus pada objek jauh sekitar setengah menit. Cobalah untuk tetap fokus, setelah itu berkediplah dengan cepat selama beberapa kali. Ulangi langkah yang sama untuk objek yang lebih dekat namun waktu fokus sekitar 15 detik lalu berkedip cepat selama beberapa kali. Dengan melakukan eye exercise secara rutin, Anda dapat meminimalkan kemungkinan masalah penglihatan yang lebih berat dan mata senantiasa terlihat segar. (TR)

Source: http://www.optikmelawai.com/eye_info/eye-exercise/46/
Beberapa penyebab paling umum dari lemahnya penglihatan adalah gaya hidup kita sehari-hari. Komputer dan televisi dinilai telah berperan besar sebagai pemicu munculnya masalah ini. Mata, seperti bagian tubuh lain, memerlukan latihan dan relaksasi tidak hanya untuk memperkuat namun juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Melalui pemikiran tersebut, pertanyaan yang timbul adalah kapan terakhir kali Anda melakukan eye exercise? Dan jawabannya mungkin hampir atau bahkan tidak pernah sama sekali. Banyak orang beranggapan bahwa masalah penglihatan hanya bisa diatasi dengan menggunakan alat bantu atau operasi. Mereka juga berpikir bahwa eye exersice tidak akan berdampak cukup signifikan pada kesembuhannya. Eye exercise atau latihan mata secara umum didefinisikan sebagai cara untuk memperbaiki penglihatan secara alami. Meskipun tidak ada bukti ia bisa memperbaiki masalah penglihatan seperti rabun jauh atau rabun dekat, eye exercise berguna untuk meringankan atau mencegah kelelahan mata bagi beberapa orang yang bekerja di depan komputer dan menonton televisi sepanjang hari. Berikut adalah cara melakukannya: 1. Duduklah pada tepi kursi dengan punggung lurus. Gosok kedua telapak tangan Anda sampai terasa hangat lalu tutup mata Anda dengan telapak tangan tadi selama kurang lebih 2 menit. Hindari menekan bola mata terlalu keras. 2. Lepaskan telapak tangan Anda dan dengan mata yang tetap tertutup, tarik napas dalam-dalam melalui hidung. Buang napas dan jatuhkan kepala ke depan secara perlahan lalu putar dari sisi ke sisi. Angkat bahu Anda, kemudian buat gerakan melingkar maju mundur. 3. Tutup mata Anda erat lalu angkat dan kencangkan bahu sebanyak yang Anda bisa. Tahan selama beberapa detik, lalu buang napas. Setelah itu lepaskan bahu dan buka mata Anda. Ulangi beberapa kali. 4. Tahap berikutnya adalah dengan berkedip berulang-ulang, sampai mata Anda terasa lembab. Ulangi beberapa kali. 5. Terakhir, bernapaslah secara alami, lalu fokus pada objek jauh sekitar setengah menit. Cobalah untuk tetap fokus, setelah itu berkediplah dengan cepat selama beberapa kali. Ulangi langkah yang sama untuk objek yang lebih dekat namun waktu fokus sekitar 15 detik lalu berkedip cepat selama beberapa kali. Dengan melakukan eye exercise secara rutin, Anda dapat meminimalkan kemungkinan masalah penglihatan yang lebih berat dan mata senantiasa terlihat segar. (TR)

Source: http://www.optikmelawai.com/eye_info/eye-exercise/46/
Beberapa penyebab paling umum dari lemahnya penglihatan adalah gaya hidup kita sehari-hari. Komputer dan televisi dinilai telah berperan besar sebagai pemicu munculnya masalah ini. Mata, seperti bagian tubuh lain, memerlukan latihan dan relaksasi tidak hanya untuk memperkuat namun juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Melalui pemikiran tersebut, pertanyaan yang timbul adalah kapan terakhir kali Anda melakukan eye exercise? Dan jawabannya mungkin hampir atau bahkan tidak pernah sama sekali. Banyak orang beranggapan bahwa masalah penglihatan hanya bisa diatasi dengan menggunakan alat bantu atau operasi. Mereka juga berpikir bahwa eye exersice tidak akan berdampak cukup signifikan pada kesembuhannya. Eye exercise atau latihan mata secara umum didefinisikan sebagai cara untuk memperbaiki penglihatan secara alami. Meskipun tidak ada bukti ia bisa memperbaiki masalah penglihatan seperti rabun jauh atau rabun dekat, eye exercise berguna untuk meringankan atau mencegah kelelahan mata bagi beberapa orang yang bekerja di depan komputer dan menonton televisi sepanjang hari. Berikut adalah cara melakukannya: 1. Duduklah pada tepi kursi dengan punggung lurus. Gosok kedua telapak tangan Anda sampai terasa hangat lalu tutup mata Anda dengan telapak tangan tadi selama kurang lebih 2 menit. Hindari menekan bola mata terlalu keras. 2. Lepaskan telapak tangan Anda dan dengan mata yang tetap tertutup, tarik napas dalam-dalam melalui hidung. Buang napas dan jatuhkan kepala ke depan secara perlahan lalu putar dari sisi ke sisi. Angkat bahu Anda, kemudian buat gerakan melingkar maju mundur. 3. Tutup mata Anda erat lalu angkat dan kencangkan bahu sebanyak yang Anda bisa. Tahan selama beberapa detik, lalu buang napas. Setelah itu lepaskan bahu dan buka mata Anda. Ulangi beberapa kali. 4. Tahap berikutnya adalah dengan berkedip berulang-ulang, sampai mata Anda terasa lembab. Ulangi beberapa kali. 5. Terakhir, bernapaslah secara alami, lalu fokus pada objek jauh sekitar setengah menit. Cobalah untuk tetap fokus, setelah itu berkediplah dengan cepat selama beberapa kali. Ulangi langkah yang sama untuk objek yang lebih dekat namun waktu fokus sekitar 15 detik lalu berkedip cepat selama beberapa kali. Dengan melakukan eye exercise secara rutin, Anda dapat meminimalkan kemungkinan masalah penglihatan yang lebih berat dan mata senantiasa terlihat segar. (TR)

Source: http://www.optikmelawai.com/eye_info/eye-exercise/46/